Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya Musyawarah Nasional IX di Kabupaten Kotawaringin Barat ,Provinsi Kalimantan Tengah

Kotawaringin 17/01/2026 .Terpilih Aklamasi, H. Riza Fachrial Pimpin RAPI Nasional 2026–2031,  “RAPI Harus Semakin Solid dan Terpercaya!  Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX RAPI 2026 yang berlangsung di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah 17-18 Januari 2026 dan dapat membawa organisasi RAPI semakin maju, solid, dan kompak di seluruh Indonesia. 

Musyawarah Nasional ke IX Radio Antar Penduduk Indonesia dibuka di aula Antakusuma Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada 17 Januari 2026.kegiatan yang dihadiri utusan 34 Provinsi di Indonesia . Direktur Jendral Infrastruktur Digital Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) republik Indonesia  bapak wayan Toni Supriyanto membuka Kegiatan MUNAS secara Virtual.

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah dalam sambutan nya meneruskan amanat Gubernur Provinsi Kalimanatan Tengah.menyatakan kebanggaan atas terpilihnya Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah MUNAS IX di Kalimantan Tengah ,kepercayaan itu sebagai kepercayaan sekaligus kehormatan dan bentuk pengakuan peran daerah dalam mendukung Kegiatan Nasional. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimanatan Tengah menyampaikan Selamat datang kepada Ketua RAPI Daerah Se Indonesia dan Utusannya kehormatan dan kebanggan bagi kami.

Musyawarah Nasional merupakan wadah pengambilan keputusan tertinggi organisasi ,arah kebijakan program kerja serta kepemimpinan Nasional RAPI untuk 5 tahun mendatang. Utusan RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat oleh Ketua JZ10BJY  Yaya Dachyarna SE , Wakil Ketua 1 JZ10GGG  Surya Kelana Putra .SE dan Wakil Ketua 2 JZ10BOM Nandang Noor Rachmat .yang hadir dan mengikuti kegiatan acara sampai selesainya kegiatan Munas IX tahun 2026 .

Selamat dan Sukses

RAPI Jawa Barat Konsolidasi dan Bawa Aspirasi Menuju Munas IX 2026

Bandung, RAPIDA 10 JABAR – Dalam rangka memperkuat organisasi dan menyambut Musyawarah Nasional (Munas) RAPI ke-IX tahun 2026, RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda). Acara yang digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, di Gedung Sekolah Muhammadiyah, Kota Bandung, ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi serta merumuskan arah kebijakan yang akan dibawa dalam forum nasional.

Mengangkat tema “Penguatan Peran RAPI Daerah 10 Jawa Barat dalam Tata Kelola Organisasi Menuju Munas RAPI 2026 yang Demokratis dan Visioner”, Rapimda kali ini menegaskan komitmen RAPI Jawa Barat dalam mewujudkan organisasi yang lebih solid, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, mengungkapkan pentingnya Rapimda sebagai sarana untuk menggali dan mengakomodasi aspirasi dari daerah. Ia juga menyampaikan harapannya agar pemimpin yang terpilih dalam Munas nanti dapat memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan pemerintah di berbagai tingkat, baik pusat maupun daerah.

“Melalui Rapimda ini, kami menyuarakan harapan agar RAPI semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas. Selain itu, kami juga menyampaikan beberapa usulan yang belum terakomodasi dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi (PO) untuk dibahas dalam Munas,” kata Yaya.

Sementara itu, Wakil Ketua II RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Nandang Noor Rachmat, menjelaskan bahwa forum ini melibatkan seluruh pengurus dari kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk menyusun sikap bersama menjelang Munas. Salah satu agenda penting yang akan dibawa ke Munas adalah usulan amandemen AD/ART serta penyempurnaan PO berdasarkan aspirasi daerah.

Nandang juga menambahkan, RAPI Jawa Barat mendorong pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memperluas kuota frekuensi, mengaktifkan kembali alokasi UHF, dan menyempurnakan regulasi terkait komunikasi masyarakat.

Rapimda ini dihadiri oleh 26 pengurus RAPI kabupaten dan kota se-Jawa Barat, yang turut memberikan masukan mengenai evaluasi organisasi dan program kerja mendatang. Hasil dari Rapimda ini akan menjadi bahan resmi dalam Sidang Munas RAPI ke-IX, yang akan diselenggarakan pada 17-18 Januari 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

RAPI Jawa Barat akan mengirimkan tiga delegasi utama ke Munas, yakni Yaya Dachyarna (JZ10BJY), Surya Kelana Putra (JZ10GGG), dan Nandang Noor Rachmat (JZ10BOM). Munas IX ini juga menjadi momen penting dalam pemilihan Ketua Umum RAPI Nasional, diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang visioner dan memperkuat peran RAPI dalam dunia komunikasi masyarakat.

Dengan menggunakan judul yang lebih terstruktur dan kata kunci yang lebih spesifik, seperti “RAPI Jawa Barat Konsolidasi”“Menuju Munas IX 2026”, dan “Penguatan Organisasi”, berita ini bisa lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari dan lebih relevan dengan audiens yang tertarik pada perkembangan RAPI serta organisasi komunikasi masyarakat.


RAPI JABAR GELAR RAPIM, JELANG MUNAS IX DI KALIMANTAN TENGAH

Sambutan Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat Yaya Dachyarna, SE (JZ10BJY

Bandung, pewarta.id – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 10 Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola organisasi menjelang Musyawarah Nasional (Munas) RAPI ke-IX Tahun 2026.

Rapat tersebut akan dilangsungkan di Aula Gedung Sekolah Muhammadiyah, Jalan Kadipaten Raya No. 4–6, Antapani, Kota Bandung, Minggu (11/1/2026) mendatang.

Rapimda mengusung tema “Penguatan Peran RAPI Daerah 10 Jawa Barat dalam Tata Kelola Organisasi Menuju MUNAS RAPI Tahun 2026 yang Demokratis dan Visioner.” Tema tersebut mencerminkan komitmen RAPI Jawa Barat dalam membangun organisasi yang solid, partisipatif, serta berorientasi pada masa depan.

Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, SE, menyampaikan bahwa Rapimda menjadi forum penting untuk menghimpun aspirasi, pandangan, serta bahan-bahan strategis dari seluruh kepengurusan RAPI kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Seluruh hasil pembahasan akan dirumuskan sebagai bahan resmi yang dibawa ke Sidang Munas RAPI ke-IX di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, pada 17–18 Januari 2026 mendatang.

“Rapat pimpinan ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat posisi Jawa Barat dalam memberikan kontribusi pemikiran bagi arah kebijakan RAPI Nasional ke depan,” kata Yaya di Bandung, Jumat (9/1/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 26 kepengurusan RAPI kabupaten/kota di Jawa Barat dilibatkan untuk menyampaikan usulan program kerja dan evaluasi organisasi. RAPI Jawa Barat sendiri akan mengirimkan tiga orang delegasi sebagai perwakilan resmi pada Munas ke-IX.

Selain membahas program dan arah organisasi, Rapimda juga difokuskan pada penyelarasan aturan internal. Beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta Peraturan Organisasi (PO), dinilai perlu penyempurnaan agar selaras dengan dinamika organisasi dan kebutuhan anggota.

“Aspirasi dari daerah, termasuk hal-hal yang belum terjabarkan secara utuh dalam AD/ART maupun PO, akan kami bawa untuk dibahas dan diputuskan di forum Munas,” jelasnya.

Munas RAPI ke-IX juga akan menjadi ajang pemilihan Ketua Umum RAPI Nasional. Yaya berharap, proses demokrasi tersebut dapat menghasilkan pemimpin yang visioner, mampu menjembatani kepentingan anggota, serta memperkuat peran RAPI sebagai organisasi komunikasi masyarakat.

“Semoga Munas nanti melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa RAPI semakin maju, solid, dan adaptif terhadap tantangan ke depan,” pungkasnya. [gp_idg]