
Depok, 24 Agustus 2025 – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kota Depok merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-29 pada Sabtu, 24 Agustus 2025, dengan semangat meriah yang melibatkan berbagai kegiatan seru. Dalam perayaan ini, RAPI Kota Depok juga mengumumkan peluncuran program baru yang akan menyasar kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemerintah, yakni Go to School, Go to Campus, dan Go to Government.
Peringatan Harlah ke-29 ini menjadi momentum untuk memperkuat peran RAPI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang terus memberikan manfaat bagi warga, terutama dalam bidang komunikasi. Ketua RAPI Provinsi Jawa Barat (JZ10BJY), Yaya Dachyarna, dalam sambutannya menyatakan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menegaskan pentingnya komunikasi analog yang tetap relevan, terutama dalam situasi darurat.
“Komunikasi analog tetap menjadi andalan kami, karena saat bencana terjadi, saluran digital bisa mati, sementara sistem analog tetap bisa berfungsi hanya dengan baterai. Itulah mengapa kami tetap mempertahankan sistem ini, yang sangat berguna dalam mendukung BPBD, Basarnas, dan instansi lainnya,” ujar Yaya.
Acara yang berlangsung meriah ini dimulai dengan apel bersama, diikuti lomba mancing, bazar, lomba tebak sinyal, hiburan, dan pembagian doorprize. Kehadiran anggota dari berbagai wilayah Jabodetabek semakin menambah semarak acara. “Alhamdulillah, Harlah RAPI ke-29 di Kota Depok ini dihadiri anggota dari berbagai wilayah. Ini adalah momentum yang sudah lama tidak dirayakan semeriah ini, sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia,” tambah Yaya Dachyarna.
Selain itu, Yaya juga mengungkapkan bahwa RAPI berperan aktif dalam pengawasan frekuensi, bekerja sama dengan Balai Monitoring Kelas 1 Bandung dan Jakarta. Mereka mendukung pemerintah untuk menertibkan frekuensi ilegal dan rutin dilibatkan dalam pengawalan kegiatan penting, seperti operasi Nataru, Lebaran, dan kegiatan kepolisian serta TNI.
Di masa depan, RAPI berencana memperkenalkan program Go to School, Go to Campus, dan Go to Government untuk memberikan edukasi komunikasi kepada generasi muda, termasuk Pramuka, OSIS, dan perangkat pemerintahan hingga tingkat RW. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya komunikasi yang benar dan efektif, serta mengajak lebih banyak kalangan muda untuk bergabung dengan RAPI.
Sementara itu, Ketua RAPI Kota Depok (JZ10HTG), Muhamad Lutfi, menegaskan dukungannya terhadap penguatan komunitas muda dan komitmennya untuk memperbesar peran RAPI di Kota Depok. “Kami sudah memiliki hampir 1.000 anggota aktif, termasuk dari komunitas mobil, dan kami terus mengajak masyarakat untuk menggunakan frekuensi yang sah. Kami juga berencana melakukan MoU dengan Walikota Depok agar anggota RT/RW bisa ikut bimbingan organisasi,” ungkap Lutfi.
RAPI Kota Depok yang kini sudah menggunakan HT dengan izin resmi berharap bisa memperluas pengaruhnya di masyarakat. Dengan adanya kerja sama lintas sektor, mereka bertekad agar RAPI bisa memberikan manfaat lebih besar untuk masyarakat dan pemerintah.
Acara Harlah ke-29 ini tidak hanya merayakan perjalanan panjang RAPI, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menjaga komunikasi yang tetap efektif dan bermanfaat bagi banyak pihak, baik dalam situasi darurat maupun dalam kehidupan sehari-hari.
