Kota Sukabumi 15-02-2026Musyawarah Wilayah Luar Biasa RAPI Wilayah 31 Kota Sukabumi berlangsung pada Minggu 15 Februari 2026 bertempat di RM.Rinjani jl.Sarasa Cibeureum Kota Sukabumi.acara ini dihadiri utusan Lokal se Kota Sukabumi,DPPOW ,Pengurus Wilayah ,undangan dan hadir Ketua Daerah 10 Provinsi Jawa Barat .Muswilub dibuka oleh Kabid Persandian dan keamanan informasi Diskominfo Kota Sukabumi bapak Cepi Suryadi Marwan, S.E. yg bertemakan Dengan semangat Kebersamaan RAPI Wilayah 31 Kota Sukabumi Kita Tetap Tingkatkan Tri Tertib RAPI & Mendukung Program Pemerintah dalam Bidang Komunikasi”
Kegiatan ini yang dilaksanakan sebagai amanat AD-ART 2018 RAPI, agar keberadaan dan kesinambungan kepengurusan dapat diakui secara sah. Muswilub hanya untuk mengganti Ketua Wilayah saja ,dikarenakan Ketua Wilayah sbelumnya berhalangan tetap (wafat karena sakit ) berlangsung secara demokratis dihadiri utusan ketiga lokal (Ketua Lokal) dan peninjau serta serta Narasumber dari RAPIDA 10 Jawabarat . RAPI Kota Sukabumi terdiri 3 Lokal yg membawahi 7 Kecamatan.Kecamatan Cikole Kecamatan Warudoyong ,Kecamatan Lembursitu ,Kecamatan Gunungpuyuh,Kecamatan Citamiang , Kecamatan Baros dan Kecamatan Cibeureum.
Kegiatan berlangsung Alot dan demokratis muncul 3 bakal calon Ketua . Pertama JZ10MKN Nasution (ketua Pjs),JZ10MJE (ketua Lokal 2) Achmad Sanusi dan JZ10MR R Edi Rachmadio . agar tidak Deadlock dalam pemilihan Ketua di karenakan utusan Lokal harus memilih 1 Bakal calon. Hasil kesepakatan bakal calon Ketua JZ10MKN tidak jadi mencalonkan . dan hasil Pemungutan Suara dalam Musyawarah Wilayah Luar Biasa nilai 2 suara jatuh pada JZ10MR . Kegiatan selanjutnya diadakan Pelantikan Ketua Terpilih oleh Ketua RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat .Selamat dan Sukses Atas terpilihnya Ketua RAPI Wilayah 31 Kota Sukabumi. JZ10MR R EDI RACHMADIO Masa bakti 2026-2030 pada Muswilub RAPI Wilayah 31 Kota Sukabumi Tahun 2026.
Tambun,Minggu 08 Februari 2026 ,bertempat di Desa Tambun Kab Bekasi telah dilaksanakan kegiatan Rapat kerja (Raker) Radio Antar Penduduk Indonesia Wilayah 29 Kabupaten Bekasi .RAKER (RAPI) adalah agenda 6 bulan setelah pelaksaan Muswil untuk mengevaluasi kinerja, merumuskan program kerja, dan memperkuat sinergitas organisasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang komunikasi sosial, penanganan bencana, serta penggunaan frekuensi yang tertib. Raker sering kali berfokus pada peningkatkan profesionalisme, partisipasi anggota, serta layanan kedaruratan
Tujuan: Mengevaluasi kinerja pengurus dan menyusun strategi program kerja (seringkali pasca Musyawarah Wilayah) kurun waktu 6 bulan .
Sinergi: Fokus memperkuat posisi RAPI sebagai mitra pemerintah daerah (Diskominfo) dan penanggulangan bencana.
Agenda Umum: Tertib administrasi (KTA/IKRAP), peningkatan kualitas SDM, aktifasi pengurus lokal, dan kolaborasi event besar.
Pelaksana: Dilakukan di tingkat Wilayah 29 Kabupaten Bekasi yang terdiri 4 Lokal Se Kabupaten Bekasi .
Kabupaten Bekasi terdiri dari 23 kecamatan, 7 kelurahan, dan 180 desa, dengan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Cikarang Pusat. Wilayah ini secara administratif terbagi menjadi 23 kecamatan dan memiliki luas wilayah sekitar Berikut adalah rincian informasi administratif Kabupaten Bekasi:
Jumlah Kecamatan: 23 (Babelan, Bojongmangu, Cabangbungin, Cibarusah, Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Karangbahagia, Kedungwaringin, Muaragembong, Pebayuran, Serang Baru, Setu, Sukakarya, Sukatani, Sukawangi, Tambelang, Tambun Selatan, Tambun Utara, Tarumajaya).
Kelurahan/Desa: Terdiri dari 7 kelurahan dan 180 desa (beberapa sumber menyebutkan 8 kelurahan dan 179 dengan Ibu Kota: Cikarang Pusat. (penulis BungTomo JZ10VMT)
Bencana longsor di Pasir Langu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terjadi pada 24 Januari 2026 pukul 02:30 wib dini hari , disebabkan oleh hujan lebat yang memicu aliran lumpur dan debris dari Gunung Burangrang.Aliran ini menghantam permukiman warga di bawahnya, menyebabkan kerusakan parah dan memaksa warga mengungsi.Pakar geologi dari ITB, Dr. Imam Achmad Sadisun, menjelaskan bahwa longsor ini dipicu oleh kombinasi durasi dan intensitas hujan yang menjenuhkan tanah, sehingga kekuatan gesernya menurun drastis. Faktor lain adalah adanya bendungan alam di hulu sungai yang jebol, mengirimkan gelombang lumpur ke hilir.
Pemda Kabupaten Bandung Barat .Sekretaris Ade Zakir, sebagai Incident Commander penanganan longsor Pasirlangu, menyebut hasil rekonsiliasi data lintas instansi menetapkan total korban terdampak langsung mencapai 158 orang. Rinciannya, 78 orang selamat dan 80 orang dinyatakan hilang, . Bencana longsor tersebut juga berdampak pada 564 jiwa dari 164 kepala keluarga yang harus mengungsi. tersebar di dua lokasi pengungsian, yakni 306 jiwa di Aula Desa Pasirlangu dan 258 jiwa di GOR Desa Pasirlangu. “Untuk jumlah rumah rusak berat total 48 unit. Hunian ini berada di tiga lokasi yakni RW 07, RW 10, dan RW 11.
Sudah hari ke 11 BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Basarnas bahu membahu dengan TNI Polri serta para komunitas diantaranya RAPI. Membantu pencarian para korban longsor yang sudah hari ke 11 .Sebagai pelaksana BANKOM (Bantuan Komunikasi) Bencana longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat.Rapi Daerah 10 Jawa Barat ikut serta membantu evakuasi para korban longsor serta membersihkan puing puing sisa longsor.
Data himpunan donasi untuk penyintas dan relawan bencana di Pasirlangu, Cisarua,Kabupaten Bandung Barat baik lembaga/perorangan per 2 Februari 2026 yang dititipkan kepada Pos Bantuan Komunikasi RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat.: dan sudah disalurkan pada keluarga korban Longsor Pasirlangu. Semoga apa yang telah diberikan oleh para donatur menjadi amal ibadah dan dibalas yang terbaik oleh Alloh SWT. aamiin.
Hadir dalam Bantuan Komunikasi dan Bansos korban longsor di Pasirlangu Cisarua Bandung Barat diantaranya.Ketua RAPI Daerah Jawa Barat JZ10BJY Yaya Dahyarna,SE. Wakil Ketua 2 RAPI Daerah Jawa Barat JZ10 BOM Nandang Noor Rachmat. Koordinator Biro Pengabdian pada Masyarakat JZ10YGA Gun gun Gunadi ,Koordinator Lapangan JZ10FCL. Drs.S.Irianto Girsang. Dani RS dan Pengurus dan anggota RAPI Wilayah 28 KBB dan Lokal 02 Lembang Jawa Barat.Semoga korban terdampak longsor dapat segera mendapatkan bantuan dan pemulihan . Ada hikmah dibalik suatu Bencana Liputan1kompas.& Bung Tomo JZ10VMT.
Kotawaringin 17/01/2026 .Terpilih Aklamasi, H. Riza Fachrial Pimpin RAPI Nasional 2026–2031, “RAPI Harus Semakin Solid dan Terpercaya! Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX RAPI 2026 yang berlangsung di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah 17-18 Januari 2026 dan dapat membawa organisasi RAPI semakin maju, solid, dan kompak di seluruh Indonesia.
Musyawarah Nasional ke IX Radio Antar Penduduk Indonesia dibuka di aula Antakusuma Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada 17 Januari 2026.kegiatan yang dihadiri utusan 34 Provinsi di Indonesia . Direktur Jendral Infrastruktur Digital Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) republik Indonesia bapak wayan Toni Supriyanto membuka Kegiatan MUNAS secara Virtual.
Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah dalam sambutan nya meneruskan amanat Gubernur Provinsi Kalimanatan Tengah.menyatakan kebanggaan atas terpilihnya Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah MUNAS IX di Kalimantan Tengah ,kepercayaan itu sebagai kepercayaan sekaligus kehormatan dan bentuk pengakuan peran daerah dalam mendukung Kegiatan Nasional. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimanatan Tengah menyampaikan Selamat datang kepada Ketua RAPI Daerah Se Indonesia dan Utusannya kehormatan dan kebanggan bagi kami.
Musyawarah Nasional merupakan wadah pengambilan keputusan tertinggi organisasi ,arah kebijakan program kerja serta kepemimpinan Nasional RAPI untuk 5 tahun mendatang. Utusan RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat oleh Ketua JZ10BJY Yaya Dachyarna SE , Wakil Ketua 1 JZ10GGG Surya Kelana Putra .SE dan Wakil Ketua 2 JZ10BOM Nandang Noor Rachmat .yang hadir dan mengikuti kegiatan acara sampai selesainya kegiatan Munas IX tahun 2026 .
Bandung, RAPIDA 10 JABAR – Dalam rangka memperkuat organisasi dan menyambut Musyawarah Nasional (Munas) RAPI ke-IX tahun 2026, RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda). Acara yang digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, di Gedung Sekolah Muhammadiyah, Kota Bandung, ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi serta merumuskan arah kebijakan yang akan dibawa dalam forum nasional.
Mengangkat tema “Penguatan Peran RAPI Daerah 10 Jawa Barat dalam Tata Kelola Organisasi Menuju Munas RAPI 2026 yang Demokratis dan Visioner”, Rapimda kali ini menegaskan komitmen RAPI Jawa Barat dalam mewujudkan organisasi yang lebih solid, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, mengungkapkan pentingnya Rapimda sebagai sarana untuk menggali dan mengakomodasi aspirasi dari daerah. Ia juga menyampaikan harapannya agar pemimpin yang terpilih dalam Munas nanti dapat memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan pemerintah di berbagai tingkat, baik pusat maupun daerah.
“Melalui Rapimda ini, kami menyuarakan harapan agar RAPI semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas. Selain itu, kami juga menyampaikan beberapa usulan yang belum terakomodasi dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi (PO) untuk dibahas dalam Munas,” kata Yaya.
Sementara itu, Wakil Ketua II RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Nandang Noor Rachmat, menjelaskan bahwa forum ini melibatkan seluruh pengurus dari kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk menyusun sikap bersama menjelang Munas. Salah satu agenda penting yang akan dibawa ke Munas adalah usulan amandemen AD/ART serta penyempurnaan PO berdasarkan aspirasi daerah.
Nandang juga menambahkan, RAPI Jawa Barat mendorong pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memperluas kuota frekuensi, mengaktifkan kembali alokasi UHF, dan menyempurnakan regulasi terkait komunikasi masyarakat.
Rapimda ini dihadiri oleh 26 pengurus RAPI kabupaten dan kota se-Jawa Barat, yang turut memberikan masukan mengenai evaluasi organisasi dan program kerja mendatang. Hasil dari Rapimda ini akan menjadi bahan resmi dalam Sidang Munas RAPI ke-IX, yang akan diselenggarakan pada 17-18 Januari 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
RAPI Jawa Barat akan mengirimkan tiga delegasi utama ke Munas, yakni Yaya Dachyarna (JZ10BJY), Surya Kelana Putra (JZ10GGG), dan Nandang Noor Rachmat (JZ10BOM). Munas IX ini juga menjadi momen penting dalam pemilihan Ketua Umum RAPI Nasional, diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang visioner dan memperkuat peran RAPI dalam dunia komunikasi masyarakat.
Dengan menggunakan judul yang lebih terstruktur dan kata kunci yang lebih spesifik, seperti “RAPI Jawa Barat Konsolidasi”, “Menuju Munas IX 2026”, dan “Penguatan Organisasi”, berita ini bisa lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari dan lebih relevan dengan audiens yang tertarik pada perkembangan RAPI serta organisasi komunikasi masyarakat.
Sambutan Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat Yaya Dachyarna, SE (JZ10BJY
Bandung, pewarta.id – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 10 Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola organisasi menjelang Musyawarah Nasional (Munas) RAPI ke-IX Tahun 2026.
Rapat tersebut akan dilangsungkan di Aula Gedung Sekolah Muhammadiyah, Jalan Kadipaten Raya No. 4–6, Antapani, Kota Bandung, Minggu (11/1/2026) mendatang.
Rapimda mengusung tema “Penguatan Peran RAPI Daerah 10 Jawa Barat dalam Tata Kelola Organisasi Menuju MUNAS RAPI Tahun 2026 yang Demokratis dan Visioner.” Tema tersebut mencerminkan komitmen RAPI Jawa Barat dalam membangun organisasi yang solid, partisipatif, serta berorientasi pada masa depan.
Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, SE, menyampaikan bahwa Rapimda menjadi forum penting untuk menghimpun aspirasi, pandangan, serta bahan-bahan strategis dari seluruh kepengurusan RAPI kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Seluruh hasil pembahasan akan dirumuskan sebagai bahan resmi yang dibawa ke Sidang Munas RAPI ke-IX di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, pada 17–18 Januari 2026 mendatang.
“Rapat pimpinan ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat posisi Jawa Barat dalam memberikan kontribusi pemikiran bagi arah kebijakan RAPI Nasional ke depan,” kata Yaya di Bandung, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 26 kepengurusan RAPI kabupaten/kota di Jawa Barat dilibatkan untuk menyampaikan usulan program kerja dan evaluasi organisasi. RAPI Jawa Barat sendiri akan mengirimkan tiga orang delegasi sebagai perwakilan resmi pada Munas ke-IX.
Selain membahas program dan arah organisasi, Rapimda juga difokuskan pada penyelarasan aturan internal. Beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta Peraturan Organisasi (PO), dinilai perlu penyempurnaan agar selaras dengan dinamika organisasi dan kebutuhan anggota.
“Aspirasi dari daerah, termasuk hal-hal yang belum terjabarkan secara utuh dalam AD/ART maupun PO, akan kami bawa untuk dibahas dan diputuskan di forum Munas,” jelasnya.
Munas RAPI ke-IX juga akan menjadi ajang pemilihan Ketua Umum RAPI Nasional. Yaya berharap, proses demokrasi tersebut dapat menghasilkan pemimpin yang visioner, mampu menjembatani kepentingan anggota, serta memperkuat peran RAPI sebagai organisasi komunikasi masyarakat.
“Semoga Munas nanti melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa RAPI semakin maju, solid, dan adaptif terhadap tantangan ke depan,” pungkasnya. [gp_idg]
Bogor,14 Desember 2025 . Kegiatan Musyawarah Wilayah ke XII RAPI Kabupaten Bogor .agenda 4 tahun sekali,berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cibinong .Kegiatan yg dihadiri Ketua RAPIDA 10 Jabar JZ10BJY ,Pengurus Daerah Jabar ,Pengurus Daerah DKI Jakarta ,Forkopinda kab Bogor,Kecamatan Cibinong ,Pengwil , Penglok dan tamu undangan.Kegiatan dimulai pada pukul 10:00 ,yang juga perwakilan tiap lokal yang berjumlah 18 Lokal se Kabupaten.Bogor .jumlah keanggotaan RAPI Kabupaten Bogor sekarang yang aktif 1445 anggota .
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggandeng Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 05 Kabupaten Bogor untuk memperkuat kolaborasi dalam penanggulangan bencana. Ajakan ini disampaikan saat Musyawarah Wilayah (Muswil) XII RAPI yang digelar di Cibinong, RAPI hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mendukung komunikasi darurat di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Ilham,mewakili Bupati membuka Kegiatan Musyawarah Wilayah ke XII dan apresiasi atas peran RAPI selama ini dalam membantu pemerintah menjangkau masyarakat dengan cepat, terutama dalam menyampaikan informasi pembangunan dan Kebencanaan. “RAPI selama ini berkontribusi aktif membantu pemerintah daerah, terutama saat terjadi bencana. Melalui jaringan radio, kami berupaya memastikan informasi tersampaikan secara cepat dan akurat,” ujarnya.
“Kami mengajak RAPI untuk terus meningkatkan sinergi, khususnya dalam komunikasi kebencanaan,” ujar Ilham, mewakili Kepala Dinas Kominfo. Ia menambahkan, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk RAPI, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa.
Muswil ke XII RAPI Kabupaten Bogor ini menjadi forum konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, dan pemilihan kepengurusan baru RAPI untuk periode 2025–2029. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Pemkab Bogor, pemerintah kecamatan, RAPI Daerah Jawa Barat, RAPI Daerah 09 Jakarta Raya, serta para Ketua Lokal RAPI se-Kabupaten Bogor.
Ketua RAPI Wilayah 05 Kabupaten Bogor, Fahmi Saher Rangkuti (JZ 10 FLY), menjelaskan bahwa wilayah Kabupaten Bogor yang luas dan kondisi geografisnya yang beragam memerlukan dukungan sistem komunikasi yang andal, terutama dalam penanganan bencana. RAPI, menurutnya, siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung komunikasi darurat di lapangan.
“RAPI selama ini telah berkontribusi aktif dalam membantu pemerintah daerah, terutama saat terjadi bencana,” kata Fahmi. Ia juga menegaskan komitmen RAPI untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan menjalankan aktivitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ,Fahmi JZ10FLY Ketua masa 2 periode jabatan menegaskan komitmen RAPI Kabupaten Bogor untuk terus bersinergi dengan pemerintah serta menjalankan seluruh aktivitas organisasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk regulasi dari kementerian terkait penyelenggaraan radio komunikasi. Muswil XII semoga menghasilkan kepengurusan RAPI Kabupaten Bogor periode 2025–2029 yang solid, profesional, dan responsif, serta mampu memperkuat program Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan Bogor yang Istimewa dan Gemilang.aamiin.
Dalam Persidangan Paripurna Terpilih Ketua RAPI Kabupaten Bogor JZ10FIA Nia Marlina untuk masa bakti 2025-2029 .memperoleh 11 Suara bersanding dengan JZ10FS Hj. Lia yg hanya memperoleh 7 suara
Narasumber RAPIDA 10 Jawa BaratDemisioner Pengurus Wilayah kab Bogor
Acara dilanjutkan Pengukuhan Kepengurusan RAPI Kabupaten Bogor masa bakti 2025-2029 .oleh Ketua RAPIDA 10 Provinsi Jawa Barat JZ10BJY Kang Yaya Dachyarna SE ,sekaligus menutup Kegiatan Musyawarah Wilayah ke XII RAPI Wilayah 05 Kabupaten Bogor , Kontestasi telah berakhir .mari bersatu kembali ,selalu menjaga kekompakan untuk mewujudkan RAPI Kabupaten Bogor makin Istimewa dan Gemilang (JZ10VMT-Bung Tomo)
Kota Cirebon,07 Des 2025 .RAPI Wilayah 17 Kota Cirebon menggelar Musyawarah Wilayah ke IX bertempat di Gedung KONI Kota Cirebon Komplek Perkantoran Bima (samping Patung Bima ). Kegiatan Muswil yang merupakan agenda 4 tahun sekali , Musyawarah Wilayah berwenang untuk; 1) Mengadakan penilaian terhadap Laporan Kinerja Kepengurusan yang disampaikan oleh Ketua Wilayah selaku mandataris musyawarah,mewakili pengurus. 2) Menetapkan garis-garis besar program kerja dan 3) Memilih Ketua Wilayah Tema Kegiatan Muswil sebagai Wujud Cinta Organisasi dengan Cara Silaturahmi sesama anggota RAPI .acara dimulai pada pukul 10:00.yang dihadiri Pengurus Daerah 10 Provinsi Jawa Barat , Undangan Forkopinda, DPPOW,Pengurus Wilayah, Anggota Se Kota Cirebon dan Tamu undangan.Kegiatan ini dibuka oleh Ketua RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat Yaya Dachyarna SE yg dalam sambutannya mendorong terbentuknya Lokal dan kekompakan Pengurus karena Kota Cirebon yang terdiri dari 5 Kecamatan Harjamukti, Lemahwungkuk, Pekalipan, Kejaksan, dan Kesambi masing belum memiliki Lokal .targetnya 3 Lokal harus terbentuk , yang selama ini membawahi 22 kelurahan di dalamnya, dan Kecamatan Harjamukti menjadi kecamatan terluas. Lewat persidangan Paripurna 1,2,3 dan 4 yang telah dijalani dan program kerja yg sudah digagas oleh Komisi A,B dan C dan telah menghasilkan 14 Surat Ketetapan Persidangan. Ketua Wilayah 17 RAPI Kota Cirebon terpilih secara Aklamasi kepada JZ10IYS Yudi Syarief untuk masa bakti 2025-2029 berdasarkan hasil pilihan semua peserta .sebelumnya beliau menjabat Wakil Sekretaris Kota Cirebon 2021-2025. dan menetapkan Ketua DPPOW terpilih JZ10IZL Agus Sulaeman. Acara dilanjutkan dengan Pengukuhan Kepengurusan RAPI Wilayah 17 Kota Cirebon masa bakti 2025-2029. dan ditutup oleh Ketua RAPI Daerah 10 Provinsi Jawa Barat . Selamat dan Sukses .by Bung Tomo – JZ10VMT
Sukabumi 29-11-2025 .RAPI Wilayah 06 Sukabumi Daerah 10 Jawa Barat resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-14 di Gedung BK3D Cibadak. Agenda 4 tahunan ini berlangsung dengan lancar, dihadiri oleh para anggota dan perwakilan dari berbagai daerah seperti Depok, Bogor, Cianjur,kota Sukabumi hingga Bandung.
Agenda organisasi penting ini berlangsung di Gedung BK3D Cibadak pada, sabtu (29/11/2025), dan dihadiri oleh jajaran pengurus daerah serta serta di hadiri kadis komdigi kab Sukabumi ,pengurus RAPIDA10 Provinsi Jawa Barat ,Pengwil ,utusan lokal serta p camat dan pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan Muswil dibuka perwakilan Dinas Diskominfo Kab Sukabumi mewakili Bupati Sukabumi. kehadiran Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, JZ10BJY Yana Dachyarna, SE. Dalam sambutannya, Yana Dachyarna menekankan peran strategis RAPI sebagai ujung tombak komunikasi publik. Beliau juga menyoroti urgensi regenerasi kepemimpinan di tingkat wilayah untuk memastikan organisasi tetap dinamis dan relevan.
”RAPI memiliki peran vital, terutama dalam situasi kedaruratan. Oleh karena itu, Muswil ini sangat penting untuk memilih pemimpin baru yang akan membawa semangat segar dan inovasi,” ujar Yana Dachyarna. Kepala Diskominfo menegaskan bahwa RAPI adalah mitra penting pemerintah dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. Peran ini menjadi krusial, khususnya saat terjadi situasi darurat dan kebencanaan, di mana jaringan komunikasi formal mungkin terganggu .Suasana forum tampak aktif dan penuh antusias, terlihat dari diskusi dan penyampaian pandangan yang hidup selama jalannya musyawarah.
selama ini dikenal berperan signifikan dalam komunikasi publik, terutama saat situasi kebencanaan dan koordinasi lapangan. Dengan terlaksananya Musyawarah ke-14 ini, organisasi berharap dapat meningkatkan profesionalisme sekaligus memperluas jangkauan layanan komunikasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Peserta MUSWIL dihadiri utusan 13 Lokal dari 14 Lokal utusan Ketua ,Sekretaris , Bendahara dan DPPOL .serta Pengurus Daerah sebagai Narasumber , hasil Program kerja yang telah disampaikan dari KomisiA,B dan C sebagai pondasi 6 bulan ke depan dalam pelaksanaan rapat kerja Wilayah.Pimpinan Tetap Sidang Paripurna MUSWIL KE-14 RAPI Wilayah 06 Sukabumi Tahun 2025, memimpin jalannya Sidang Paripurna hingga selesainya musyawarah, dengan tugas dan wewenang mengesahkan:
a. LKP Pengurus RAPI Wilayah Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2021-2025
b. Peserta sidang-sidang Komisi
c. Hasil-hasil sidang Komisi
d. Status Demissioner Pengurus RAPI Wilayah 06 Sukabumi Masa Bakti 2021- 2025
e. Hasil Pengajuan Bakal Calon dan Calon Ketua.
f. Hasil Pemilihan Ketua RAPI Wilayah 06 Sukabumi, Masa Bakti Tahun 2025 sampai dengan tahun 2029
g. Susunan Tim Formatur.
h. Hasil Sidang Formatur tentang Susunan Kepengurusan RAPI Wilayah 06 Sukabumi Masa Bakti 2025-2029
Ketua terpilih Yan Victor Momongan JZ10MDL yang memperoleh 8 suara menguatkan beliau menjadi Ketua RAPI Wilayah 06 Kabupaten Sukabumi masa bakti 2025-2029 .dan langsung dikukuhkan oleh Ketua RAPIDA 10 Provinsi Jawa Barat. Selamat dan Sukses