Bimbingan Organisasi RAPI Wilayah 25 Kota Bogor Sukses Digelar, 54 Peserta Ikuti dengan Antusias

Bogor, 20 Juli 2025 — Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 25 Kota Bogor sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Organisasi (BO) pada hari Minggu, 20 Juli 2025. Acara berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bogor Utara dan diikuti oleh sebanyak 54 orang peserta dari berbagai kecamatan di Kota Bogor.

Kegiatan BO ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kapasitas anggota RAPI dalam memahami struktur, aturan, serta peran dan tanggung jawab sebagai anggota organisasi komunikasi radio berbasis masyarakat. Acara berlangsung dari pagi hingga sore hari dengan berbagai sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab.

Ketua Panitia Bimbingan Organisasi RAPI Kota Bogor JZ10GEI Endy Ismail Sjofyan dan Ketua RAPI Wilayah 25 Kota Bogor, Jon Suryayuda Sudarso,SH (JZ10IDB) mengatakan bahwa Bimbingan Organisasi ini dipandang penting untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam rangka mewujudkan Tri Tertib RAPI (Tertib Organisasi, Tertib Administrasi dan Tertib Komunikasi)

Salah seorang peserta, Deni, menyampaikan kesannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Saya merasa kegiatan BO ini sangat bermanfaat. Selain menambah wawasan tentang organisasi RAPI, saya juga bisa memahami lebih dalam tentang etika komunikasi, peran sosial RAPI dalam kebencanaan, dan pentingnya tertib administrasi anggota. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa rutin digelar agar anggota semakin solid dan profesional,” ujar Deni antusias.

Dalam kegiatan ini,pemateri RAPIDA 10 Jabar Pertama Surya Kelana Putra (JZ10GGG) Sejarah RAPI, Pemateri kedua Wawan Kuswanda (JZ10CFC) yang menyampaikan materi mengenai “Regulasi d an Tata Cara Berkomunikasi”. Menurut Wawan, kegiatan BO adalah fondasi penting dalam membangun RAPI yang berintegritas dan berdaya guna.serta Pemateri Satgas RAPI oleh Nandang Noor R (JZ10BOM).

“Melalui Bimbingan Organisasi, anggota tidak hanya mengenal sejarah dan struktur RAPI, tapi juga memahami tanggung jawab moral dan sosialnya sebagai komunikator masyarakat. Di era digital seperti sekarang, penguatan karakter anggota melalui pembinaan rutin seperti ini menjadi sangat penting,” ujar Wawan Kuswanda dalam sesi penyampaian materinya.

Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat, Yaya Dachyarna, SE(JZ10BJY), turut hadir memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi semangat dari RAPI Wilayah 25 Kota Bogor yang konsisten melakukan pembinaan terhadap anggotanya. BO ini bukan hanya kegiatan formal, tetapi juga momentum untuk menyamakan visi, memperkuat solidaritas, dan memastikan bahwa setiap anggota RAPI memahami fungsinya dalam pelayanan komunikasi untuk masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan kebencanaan,” ujar Yaya Dachyarna.

Dengan terselenggaranya BO ini, diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan ilmu dan wawasan yang diperoleh dalam menjalankan peran sebagai anggota RAPI secara aktif, tertib, dan bertanggung jawab, serta menjadi ujung tombak komunikasi darurat dan kemanusiaan di lingkungannya masing-masing.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan foto bersama seluruh panitia, pemateri, dan pengurus wilayah. (JW Tomo-JZ10VMT)

SERATUSAN PESERTA IKUTI BIMBINGAN ORGANISASI RAPI DI KOTA BANDUNG

Kota Bandung – Seratusan anggota dan calon anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 12 Kota Bandung mengikuti Bimbingan Organisasi [BO], di Auditorium Museum Sri Baduga Jln.BKR Bandung, Minggu 13/7/25.

Kegiatan berthema ‘Satu Langkah Untuk Mewujudkan Tri Tertib RAPI’ itu, dibuka langsung Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat. Selain pemateri internal, Bimbingan Organisasi juga menghadirkan stakeholder terkait ; Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bandung, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Bandung, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat.

Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat Yaya Dachyarna, SE (JZ10BJY) menyatakan, mewujudkan Tertib Administrasi, Tertib Organisasi dan Tertib Komunikasi adalah hal mutlak yang harus dilakukan oleh Pengurus RAPI dimanapun, dan tentu oleh anggotanya. Karenanya menjadi penting, melalui Bimbingan Organisasi ini, anggota dan calon anggota  mendapat pembinaan dengan materi dan wawasan berbagai hal.

“Selama BO, peserta dikenalkan dengan materi umum terkait organisasi mulai  dari sejarah & organisasi RAPI, kemudian yang penting juga adalah terkait regulasi serta tata cara berkomunikasi”, ujar Yaya.

Dirinya menambahkan, peserta juga mendapat wawasan mengenai peminatan khusus muatan lokal kewilayahan seperti pengenalan Satgas RAPI dan Bantuan Komunikasi atau Bankom.

Yaya menegaskan, ia dan pengurus daerah Jawa Barat sejak setahun lalu secara marathon terus lakukan konsolidari internal dan eksternal di berbagai wilayah kabupaten Kota se Jabar. Bimbingan Organisasi, Rapat Kerja, dan acara silaturahmi yang digelar selama ini menjadi wahana untuk konsolidari internal maupun eksternal karena juga melibatkan stake holder terkait.

“Sebelumnya kegiatan BO di Kabupaten Bogor, Rakerwil di Sumedang, Rakerwil dan BO di Ciamis, belum wilayah lainnya, dan ini masih terus akan berlangsung Kabupaten – Kota lain. Sebagai organisasi yang tak hanya sekadar hobi radio komunikasi, namun  RAPI miliki peran penting dan strategis sebagai mitra pemerintah, terutama saat terjadi kondisi darurat kebencanaan. Karenanya, konsolidasi sangatlah penting”, pungkas Yaya.

Ketua RAPI Wilayah 12 Kota Bandung Saeful Hidayat, S.Pd menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan BO untuk kedua kalinya. Sebelumnya sebanyak 250 peserta, dan pada pelaksanaan sekarang tercatat 100 peserta.

“Alhamdulillah, peserta yang terdiri dari anggota dan calon anggota RAPI sangat antusias untuk mengikuti Bimbingan Organisasi. Terlihat sejak awal pembukaan hingga akhir, peserta sangat serius berkegiatan”, ungkap Saeful.

Menurutnya, RAPI Kota Bandung selalu menjadi magnet dalam kegiatan BO, terbukti dalam dua kali gelaran , tak hanya peserta dari Kota Bandung yang jadi peserta, namun Bandung Raya ; mulai Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, bahkan Wilayah lain dan ada peserta dari Daerah Lampung.

Sementara seorang pemateri yakni Ravi Rian Ibrani, M.Si – Ketua Tim Sarana, Prasarana, Monitoring, dan Layanan pada Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Bandung, mengapresiasi kegiatan Bimbingan Organisasi yang digelar RAPI. Menurutnya, bimbingan organisasi selain memahami tugas dan fungsi organisasi yang paling utama adalah dalam memahami suatu peraturan peraturan – peraturan yang berlaku.

“Saya mengingatkan agar pengguna frekuensi dalam hal ini anggota RAPI, agar jangan melanggar penggunaannya. Sebab, frekuensi itu merupakan sumber daya yang terbatas, sehingga berpotensi adanya gangguan dan itu sangat rentan sekali terkait dengan pelanggaran penggunaan frekuensi”,  kata Ravi.

Menurutnya, terjadi dinamika pelanggaran penggunaan frekuensi, termasuk di Bandung Raya. Terkait pelanggaran tersebut, pihaknya siap bertugas setiap hari 24jam, dalam mengawasi,  demi terciptanya frekuensi dan penggunaan yang sesuai peruntukan dan peraturan.

Pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat – Eko memaparkan diantaranya terkait dengan Konsep manajemen Bencana  yakni ; Mitigasi, Kesiapsiagaan, Tanggap Darurat dan Pemulihan.

“RAPI dalam fase kebencanaan saat mitigasi dan kesiap-siagaan itu adalah ; edukasi radio ke masyarakaat, berupa latihan dan simulasi. Pada tahap tanggap darurat ; operasi komunikasi darurat,  berupa laporan kondisi lapangan. Serta tahap pemulihan ; yakni dukungan komunikasi pasca bencana”, papar Eko yang disambut antusias peserta.

Heri salah seorang peserta dari Rapi Lokal Bojonagara Kota Bandung mengaku senang dan bangga bisa mengikuti Bimbingan Organisasi. Banyak hal baru yang ia  ketahui setelah mengikuti kegiatan. “Beberapa yang menjadi konsen saya selain organisasi dan regulasi, diantaranya juga terkait kebencanaan. Saya baru mengetahui, ada yang disebut Protokol Komunikasi Darurat. Dimana sebagai anggota RAPI, kita harus memahami dalam menggunakan frekeunsi yang  ditentukan untuk bencana, menyampaikan laporan dengan format standar, menjaga etika komunikasi dengan cara menggunakan bahasa yang singkat, jelas dan tidak panik”, pungkas Heri. [gpwk_jz10iib]

RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sumedang Sukses Gelar RAKERWIL 2025

RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sumedang Sukses Gelar RAKERWIL 2025

Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 13 Kabupaten Sumedang sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) 2025 pada Sabtu, 28 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Sumedang.

RAKERWIL ini diikuti oleh jajaran DPPOW dan Pengurus RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sumedang, Pengurus Lokal 01 s.d Lokal 09 sebagai peserta, dan tamu undangan. dengan mengusung tema : “Dengan Kegiatan RAKERWIL Kita Tingkatkan Kualitas dan Sinergitas Organisasi Sebagai Mitra Masyarakat dan Pemerintah,” acara ini menjadi ajang strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merancang program kerja tahun mendatang.

Beberapa isu penting yang menjadi sorotan meliputi peningkatan kapasitas anggota, penguatan peran dalam komunikasi darurat, serta mempererat kemitraan dengan instansi pemerintah dan masyarakat.

RAKERWIL juga dihadiri oleh Ketua RAPI Daerah 10 Jawa Barat yang turut memberikan arahan serta dukungan atas kinerja RAPI Wilayah 13. Narasumber turut menyampaikan materi terkait tata kelola organisasi yang efektif dan adaptif di era digital.

Ketua RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sumedang menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung komunikasi darurat, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan kesiapsiagaan bencana.

“RAKERWIL ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum konsolidasi semangat untuk memperkuat peran dan kualitas organisasi,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya RAKERWIL ini, RAPI Wilayah 13 Sumedang semakin mantap melangkah sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan komunikasi yang tanggap, terorganisir, dan berkelanjutan.

Kadis Kominfosanditik Kabupaten Sumedang Dorong Inovasi dan Revitalisasi Kegiatan RAPI

Sumedang – Senin 16 Juni 2025 Pengurus Wilayah Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Sumedang melaksanakan audiensi dengan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanditik) Kabupaten Sumedang bertempat di kantor dinas setempat. Audiensi tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Audiensi ini merupakan bentuk silaturahmi dan koordinasi awal antara jajaran Pengurus Wilayah RAPI dengan Kepala Dinas Kominfosanditik yang baru menjabat. Ketua Wilayah RAPI Sumedang berhalangan hadir, namun audiensi tetap berjalan dengan penuh apresiasi dari pihak Dinas.

Bahas Sejarah RAPI dan Potensi Kolaborasi

Dalam pertemuan tersebut, Kadis Kominfosanditik menyampaikan ketertarikannya terhadap dunia komunikasi radio, yang menurutnya mengingatkan kembali pada masa-masa awal keterlibatannya dalam dunia radio amatir. Beliau juga memberikan masukan positif mengenai pentingnya eksistensi RAPI di tengah masyarakat, serta menilai bahwa peran komunikasi radio tetap relevan di era digital, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan.

Dorongan Inovasi dan Revitalisasi Kegiatan

Kadis mendorong RAPI agar tidak hanya berkutat pada peran tradisional seperti dukungan komunikasi saat perayaan Hari Besar Keagamaan seperti Natal dan Idulfitri, namun juga mulai mengembangkan program-program inovatif yang bisa dinikmati masyarakat umum.

Salah satu usulan menarik dari Kadis adalah menghidupkan kembali kegiatan Fox Hunting—ajang berburu sinyal radio yang sempat menjadi andalan RAPI Sumedang. Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan tersebut kembali digelar dalam format kompetisi memperebutkan Piala Bupati Sumedang.

Dukungan Rakerwil dan Akses Fasilitas

Audiensi juga membahas agenda besar Pengurus Wilayah RAPI Sumedang yaitu Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 -29 Juni 2025. Kadis menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut dan mempersilakan penggunaan Ruang Rapat Dinas Kominfo sebagai tempat pelaksanaan.

Terbuka untuk Kolaborasi Kedepan

Sebagai penutup, pihak Dinas Kominfosanditik menyatakan kesiapan untuk terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi bersama RAPI dalam berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Audiensi ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi penguatan sinergi antara RAPI dan pemerintah daerah dalam bidang komunikasi, informasi, dan pelayanan masyarakat.

Mpirus (JZ10YCZ)

PENEMUAN MAYAT SUDAH MEMBUSUK DI PEMATANG SAWAH

Penemuan sesosok maya berjenis kelamin laki-laki menghebohkan warga kampung Cileutak,desa Sukatani,Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi,pada Jumat 20 juni 2025,sekira pukul 13;30 wib.

Kapolsek Surade polres Sukabumi,Iptu Ade Hendra,S Pd,membenarkan adanya penemuan mayat tersebut,Menurutnya Korban ditemukan di areal pesawahan dikampung cileutak,desa Sukatani,Kecamatan surade.Saat ditemukan kondisi korban sudah mulai membusuk.

Diketahui idntitas koban bernama A (67) warga kp babakan Rt 005/003 Desa Gunung sungging Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi.Korban Pertama kali ditemukan dalam keadaan tengkurap.

Diketahui pada Hari senin ,16Juni2025 sekitar puku; 07/00wib, korban berangkat ke sawah dan sudah terbiasa menginap di sawah.Biasanya Korban Pulang untuk salat Jumat.Karena Khawatir istrinya menyusul kesawah,Ditemukan suaminya sudah tidak bernyawa lagi.

Pihak kepolisian dan Tim sar Gabungan langsung meng evakuasi mayat tersebut untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

RAPI Wilayah 16 Kabupaten Ciamis Berpartisipasi Dalam Kegiatan Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Ciamis Yang Ke 383

Kabupaten Ciamis – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Ciamis yang ke 383 yang mengambil tema “Dengan Semangat Hari Jadi Ke 383 Kabupaten Ciamis Kuat, Maju Sejatera Untuk Semua”. RAPI Wilayah 16 Kabupaten Ciamis berpartisipasi berupa Bantuan Komunikasi dalam salah satu rangkaian kegiatan yaitu Galuh Etnic Carnival yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2025. Galuh Etnic Carnival dimulai dari Kantor Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ciamis pada pukul 06.00 WIB dan berakhir di Pendopo Kantor Bupati Ciamis sekitar pukul 10.00 WIB, dengan rute yang telah ditentukan.

Acara diikuti oleh perwakilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis dengan menampilkan seni budaya dan pertunjukan tradisional serta perpaduan dengan seni modern. Diantaranya adalah Kesenian Mabokuy (Manusia Boboko dan Dudukuy) dari Kecamatan Rajadesa, Kesenian Wayang Landung dari Kecamatan Panjalu, Kesenian Bebegig dari Kecamatan Sukamantri dan kesenian dari Kecamatan lainnya.

Antusiasme warga Ciamis menyaksikan Galuh Etnic Carnival sangat luar biasa, terbukti dengan banyaknya warga yang menyaksikan karnaval di rute yang dilalui. RAPI Kabupaten Ciamis berpartisipasi dalam memberikan informasi rute, situasi/kondisi lalulintas yang dilalui serta membantu petugas dalam pelaksanaan karnaval. Anggota RAPI yang bertugas pada kegiatan ini berasal dari RAPI Lokal 02 Ciamis yang merupakan lokal yang berada di pusat kota Ciamis, yang berjumla kurang lebih 20 orang anggota RAPI.

Rumah Warga di Kebonjati Cikole Sukabumi Terdampak Longsor

Sukabumi – 17 Juni 2025

Sebuah rumah warga yang berlokasi di Kampung RT 05, RW 09, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor yang terjadi pada Selasa (17/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat, longsor tersebut mengakibatkan sebagian bangunan rumah roboh dan menyebabkan penghuninya kehilangan seluruh hewan ternaknya. Sebanyak 20 ekor ayam dilaporkan hanyut terbawa material longsor dan aliran air yang berada di belakang rumah.

“Rumah ini langsung terdampak longsoran tanah dari belakang, dan semua ayam pelung milik warga hanyut terbawa,” ungkap seorang saksi di lokasi kejadian.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Warga sekitar mengimbau agar pihak terkait segera melakukan penanganan guna mengantisipasi longsor susulan, mengingat kondisi struktur tanah dan curah hujan yang masih tinggi.

Pihak berwenang diharapkan segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan darurat kepada korban terdampak.

Sumber Berita Danti Ratna Gemilang Sari Dengan Callsgin JZ10KMF Anggota Rapi Wilayah 31 Kota Sukabumi

mancingduit